medmedan01.jpg

Adegan ciuman biasa dilakukan di filem-filem Hollywood, namun jika dilakukan secara beramai-ramai di khalayak umum hanya ada di Bali. Tepatnya di Banjar Kaja, kelurahan Sesetan, Kota Denpasar.

Di kampung ini ratusan muda-mudi saling rangkul dan peluk cium dengan lawan jenis di jalan umum dan disaksikan orang ramai pada petang Sabtu, 8 Mac 2008 seperti dilaporkan Antara.

Sekitar 300 jejaka dan dara penduduk Banjar Kaja, mengambil bahagian dalam tradisi peluk cium yang diberi nama “Med-medan”, di sebatang jalan raya Sesetan, di bawah simbahan air hujan buatan.

Peserta meda-medan

Tradisi yang diadakan setiap tahun, yakni sehari setelah umat Hindu menunaikan tapa brapa penyepian menyambut tahun baru Saka 1930, tidak saja dibanjiri ribuan penonton dari sejumlah daerah di Pulau Dewata, tetapi juga para wisatawan mancanegara (pelancong luar negara).

Dengan kamera yang dibawa, beberapa “bule” (orang putih) tampak berusaha mengambil gambar atas adegan yang cukup langka dan unik tersebut, meski mereka harus turut berdesakan dan sesekali terkena air yang disiramkan pihak penyelenggara.

Lokasi meda-medan

Atraksi yang hanya boleh dilakukan pria dan wanita yang masih berstatus bujang dan dara serta khusus bagi penduduk dari Dusun Kaja tersebut, dimulai dengan pengelompokan para peserta.

Peserta pria berkelompok dan berbaris di bagian utara jalan, sedang kelompok wanita berderet di selatan jalan, dengan jarak sekitar 25 meter.

Para penonton berdesakan melihat adegan med-medan

Dari dua arah tersebut, masing-masing kelompok yang sudah mengenakan kaos (baju T) warna putih bertuliskan “Med-medan”, mulai saling bergerak dan bertemu di tengah arena, yang di pingir kiri kanannya dipadati penonton dan panitia pengawas “pertandingan”.

Saat kedua kelompok saling bertemu itulah, mereka kemudian melakukan adegan peluk cium antara pasangan berlawanan jenis.

Adegan “mesra” tersebut baru terhenti setelah pihak penyelenggara atau pengawas “pertandingan” menyiramkan air ke arena “Med-medan”. Namun demikian, tampak pula ada sejumlah peserta yang bandel (degil), mereka tetap “lengket” (melekat) meski telah dua sampai tiga ember (baldi) air disiramkan tepat di atas kepala “pasangan” tersebut.

Peserta meda-medan sedang berbaris

Kelian Banjar Kaja Sesetan I Wayan Sunarya mengatakan, tradisi yang sudah dimulai sejak ratusan tahun silam itu, setiap tahun harus digelar (diselenggarakan) oleh warga di daerahnya.

Pernah acara itu dilarang untuk dilakukan, yakni pada masa jaya-jayanya Orde Baru, ternyata sempat membawa bencana bagi warga di dusun tersebut, baik berupa sakit-sakitan atau musibah lainnya.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan muncul kembali di lingkungan warga kami itulah, ‘Med-medan’ tetap harus diadakan setiap tahun, yakni sehari setelah Hari Suci Nyepi,” ucapnya.

Peserta yang boleh ambil bahagian dalam kegiatan ini, hanyalah remaja yang berusia antara 17 hingga 30 tahun. Itupun, kata Sunarya, harus mereka yang betul-betul masih berstatus perjaka dan perawan.

“Di luar itu, tidak dibenarkan. Demikian juga penduduk yang berasal dari luar Banjar Kaja, juga tidak boleh ambil bagian, kecuali hanya sekedar hadir untuk menonton,” ujar Sunarya menjelaskan. (Antara)

Majalah.Dompas.net dikelola oleh Syafrein Effendiuz yang juga editor Dompas Networks, dan Artikel Sentral. Dia juga mengelola beberapa blog: Catatan Sekilas, Perkahwinan, Tokoh, Usahawan Maya, Cyber Ilmu, Riau, Banners to click!, My Biz Online, dan lain-lain.

7 Responses to “Adegan ciuman di Bali”

  • smz:

    sesungguhnya inilah dinamakan maksiat terang-terangan…doakan supaya kita jauhlah dari azab Allah kelak

  • ESTEL:

    EH GIILAA TUUH YACH…………………………………..???????????????????????
    MALU-MALUn masyarakat BALI Aja yach……………………………………………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • aiko:

    perlu dilestarikan tuch,,… coalnya aneh plus bisa memper erat tali persodaraan, kususnya buat mereka penyandang cacat, jadi bisa ngrasain kis kisan and mesra mesraan. LOVE YOU BALI

  • ANAK BALI:

    SPA YG BILNAG TRADISI INI MAKSIAT SESUNGGUHNYA AGAMANYA LAH YG MAKSIAT
    ANJING LO!!!1

  • canty:

    astagfiruwlohhalajim…………q0 ada sih yg kya gtu bt jinah breng2…….
    manusia skrng ada2 sja msa kya gtu jd tontonan………..
    mdh2′n mrka smua sdr pa yg mrka lku’n tuch slah……….
    mdh2′n mrka tdk kena murka allah……..
    krna ssungguhnya murka allah itu sngat pedih……….

  • maknyuss
    wuah manthap…..!!!
    kapan” adain dunk mesum masal jagan ciuman massal w dukung loe BALI I lOVE BALI ………!!!!
    pantai kute I camming…..!!!!

  • wik:

    ih budaya kya geto perlu di hapus krn ga da budaya yang menyesatkan dosanya gede bgt tuh b`zina bareng2

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.